Waktu Ashar: Mengapa Ada Dua Jadwal yang Berbeda Satu Jam

Di antara lima waktu sholat, Ashar adalah satu-satunya yang jadwalnya dapat berbeda hampir satu jam antara dua kalender yang sama-sama sahih. Penyebabnya bukan sudut matahari, bukan pula ihtiyat, melainkan cara mengukur bayangan.

Dua ukuran bayangan

Waktu Ashar dikaitkan dengan panjang bayangan sebuah benda tegak. Titik awalnya adalah panjang bayangan pada saat tengah hari, yang disebut bayangan minimum. Menurut pandangan yang dipegang mazhab Syafi'i, Maliki dan Hanbali, Ashar masuk ketika bayangan bertambah sepanjang benda itu sendiri, yakni satu kali. Menurut pandangan yang dipegang mazhab Hanafi, Ashar masuk ketika bayangan bertambah dua kali panjang benda. Keduanya adalah pembacaan dari riwayat yang sama, dengan kesimpulan yang berbeda.

Berapa besar selisihnya di Indonesia

Kami menghitungnya. Di Jakarta pada 9 Februari 2027, ukuran satu kali memberi Ashar pukul 15.26 dan ukuran dua kali pukul 16.32 — selisih enam puluh enam menit. Di Surabaya pada tanggal yang sama, 15.02 berbanding 16.09, terpaut enam puluh tujuh menit. Di Medan, 16.03 berbanding 17.02, terpaut lima puluh sembilan menit. Selisihnya juga berubah menurut musim: di Jakarta pada 21 Juni jaraknya menyusut menjadi lima puluh dua menit.

Mengapa selisihnya berubah sepanjang tahun

Panjang bayangan bergantung pada ketinggian matahari, dan ketinggian matahari berubah menurut musim serta lintang. Semakin tinggi matahari di tengah hari, semakin pendek bayangan minimum, dan semakin cepat bayangan bertambah panjang di sore hari. Karena itu di dekat khatulistiwa selisih antara kedua ukuran relatif stabil, sementara di lintang tinggi selisihnya melebar jauh. Di Casablanca pada 21 Juni, misalnya, selisihnya mencapai tujuh puluh enam menit.

Yang dipakai di Indonesia

Mayoritas muslim Indonesia bermazhab Syafi'i, dan jadwal Kemenag memakai ukuran satu kali. Karena itu perhitungan kami untuk Indonesia juga memakai ukuran satu kali, sehingga cocok dengan jadwal yang ditempel di masjid-masjid. Sebagai pembanding, di Pakistan, Bangladesh, India, Turki bagian tertentu dan Asia Tengah yang mayoritas bermazhab Hanafi, ukuran dua kali yang dipakai. Halaman negara di situs ini menampilkan secara terbuka ukuran mana yang berlaku, pada baris bayangan Ashar.

Kalau jadwal masjid Anda berbeda jauh

Bila jadwal masjid Anda menunjukkan Ashar sekitar satu jam lebih lambat dari aplikasi Anda, hampir pasti itu bukan kesalahan hitung melainkan perbedaan ukuran bayangan. Memeriksanya mudah: lihat apakah selisih itu tetap sekitar satu jam setiap hari, sementara empat waktu lainnya hanya berselisih satu dua menit. Bila polanya demikian, yang Anda hadapi adalah perbedaan pandangan fikih, bukan kesalahan aplikasi.

Tidak ada yang perlu dipersoalkan

Kedua ukuran memiliki dasar dan pendukung dari kalangan ulama sejak berabad-abad. Yang lazim dilakukan adalah mengikuti kebiasaan jamaah tempat seseorang sholat, terutama agar tidak tertinggal sholat berjamaah. Situs ini tidak memilihkan pandangan untuk Anda; kami hanya mengikuti apa yang berlaku umum di setiap negara, dan menuliskannya dengan jelas agar Anda tahu.

→ Arah Kiblat — Kompas Kiblat Online