Kompas Ponsel dan Arah Kiblat: Apa yang Sebenarnya Bikin Meleset

Di banyak negara, penyebab utama kompas kiblat meleset adalah penyimpangan magnetik, yaitu selisih antara utara magnetik dan utara sejati. Di Indonesia, penyebab itu hampir tidak ada. Artinya bila kompas Anda memberi arah yang meragukan, masalahnya terletak di tempat lain — dan justru itu kabar baik, karena penyebab yang sebenarnya bisa Anda perbaiki sendiri.

Penyimpangan magnetik di Indonesia nyaris nol

Kami menghitungnya dengan Model Magnetik Bumi untuk sejumlah kota. Jakarta 0,6 derajat ke timur, Surabaya 0,8 derajat timur, Makassar 0,4 derajat timur, Pontianak 0,4 derajat timur, Medan 0,2 derajat ke barat, dan Banda Aceh 0,6 derajat barat. Angka-angka itu terlalu kecil untuk dirasakan; setelah dibulatkan, arah kompas dan arah sejati di kota-kota tersebut adalah angka yang sama. Hanya di timur jauh selisihnya mulai terlihat: Jayapura 2,7 derajat ke timur, sehingga kiblat sejati 291 derajat terbaca sekitar 289 derajat pada kompas magnetik.

Di negara lain ceritanya berbeda

Sebagai pembanding, di Kairo penyimpangannya 4,8 derajat dan di Bagdad juga 4,8 derajat. Di sana, mengabaikan penyimpangan berarti meleset hampir lima derajat sejak awal. Karena itu nasihat umum di internet tentang koreksi deklinasi sering kali tidak relevan untuk pembaca Indonesia — nasihat itu ditulis untuk tempat lain.

Penyebab yang sebenarnya, nomor satu: benda logam di dekat ponsel

Sensor magnetik ponsel mengukur medan magnet bumi, yang sangat lemah. Medan itu mudah sekali dikalahkan oleh logam di sekitarnya. Casing ponsel bermagnet, dudukan magnetik di mobil, meja berangka besi, tulangan beton di dinding, speaker, laptop, bahkan kunci di saku — semuanya membelokkan jarum. Penyimpangan puluhan derajat karena hal ini jauh lebih sering terjadi daripada penyimpangan beberapa derajat karena deklinasi.

Penyebab kedua: sensor belum dikalibrasi

Magnetometer ponsel perlu dikalibrasi ulang dari waktu ke waktu. Caranya sama di hampir semua perangkat: gerakkan ponsel membentuk angka delapan di udara beberapa kali, memutar pada ketiga sumbunya. Lakukan itu jauh dari meja logam. Banyak aplikasi menampilkan indikator akurasi kompas; bila indikatornya rendah, angka yang ditampilkan memang belum layak dipercaya.

Penyebab ketiga: ponsel tidak datar

Perhitungan arah mengasumsikan perangkat berada mendatar. Bila Anda memegangnya miring, hasil bacaannya ikut bergeser. Letakkan ponsel di lantai atau di atas meja non-logam, tunggu sampai angkanya tenang, baru bacalah.

Bila Anda ingin kepastian penuh

Kompas terbaik sekalipun tetap alat yang dapat terganggu. Cara yang sama sekali tidak dapat terganggu adalah bayangan matahari pada hari Rashdul Kiblat, karena di sana Anda tidak mengukur medan magnet melainkan melihat langsung ke arah Ka'bah. Untuk pemakaian sehari-hari, halaman kiblat kota kami menampilkan sudut sejati beserta kompas langsung; cocokkan keduanya, dan bila keduanya jauh berbeda, yang perlu diperiksa adalah lingkungan sekitar ponsel Anda.

→ Arah Kiblat — Kompas Kiblat Online